Monday, February 27, 2012

DOSA YANG LEBIH HEBAT DARI BERZINA


 Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Iama langkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.
Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya." "Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa as terkejut. "Saya takut mengatakannya." jawab wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya ......telah berzina." Kepala Nabi Musa
terangkat, hatinya tersentak. Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun......lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya....... cekik lehernya sampai......
tewas", ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik," Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!"...teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.
Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?" Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. "Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?" "Ada!" jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Musa kian penasaran. "Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina".
Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.
Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH > Abdurrahman Arroisy)
Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an, pembunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah. Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia. Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan
istiqomah.
Tolong sebarkan kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahui.


****************************************


SURAT DARI  SETAN UNTUK MU


Aku melihatmu kemarin,  saat engkau memulai aktifitas  harianmu
Kau bangun tanpa  sujud mengerjakan subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga  tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum
memulai santapanmu, juga tidak  sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat  tidurmu
Kau benar2 orang yang  bersyukur, Aku menyukainya
Aku tak dapat  mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara  hidupmu
 Hai Bodoh, Kamu  millikku. 
Ingat, kau dan aku  sudah bertahun-tahun bersama,dan aku masih belum bisa benar-benar  mencintaimu .
Malah aku masih  membencimu, karena aku benci  Allah.
Aku hanya  menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada  Allah.
Dia sudah mencampakkan  aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk  membalasnya

Kau  lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan.
Tapi kau sudah  menyerahkan hidupmu padaku,dan aku akan membuat kehidupanmu seperti  neraka.
Sehingga kita bisa  bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati  ALLAH

Aku benar-benar  berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa  yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa-masa yang kita  jalani

Kita nonton film  porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan  sekenyang-kenyangya, guyon-guyonan jorok, bergosip, menghakimi orang,  menghunjam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua ,Tidak menghargai Masjid, dan berperilaku  buruk. 
TENTUNYA kau tak ingin  meninggalkan ini begitu saja.

Ayolah, Hai Bodoh,  kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana-rencana  hangat untuk kita.
Ini hanya merupakan  surat penghargaanku untuk mu.
Aku ingin mengucapkan  'TERIMAKASIH' karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa  hidupmu.
Kamu memang sangat  mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa  kamu menghadiahkan tawa.
Dosa  sudah  mulai mewarnai hidupmu.
Kamu sudah 20 tahun lebih  tua, dan sekarang aku perlu darah muda.
Jadi, pergi dan lanjutkanlah  mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat  dosa.
Yang perlu kau lakukan adalah  merokok, mabuk-mabukan,berbohong,berjudi
,bergosip, dan hiduplah  se-egois mungkin.
Lakukan semua ini didepan  anak-anak dan mereka akan  menirunya.
Begitulah  anak-anak .
Baiklah, aku persilahkan kau  bergerak sekarang.
Aku akan kembali  beberapa detik lagi untuk menggodamu lagi.
Jika kau cukup cerdas, kau akan  lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.
Dan hidup untuk Allah  dengan sisa umurmu yang tinggal  sedikit.
Memperingati orang  bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa,  sepertinya memang agak aneh.
Jangan salah  sangka, aku masih tetap membencimu.
Hanya saja kau harus  menjadi orang tolol yang lebih baik dimata   ALLAH.



0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 
free counters
>

Copyright © 2012. Elang Biru - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz