Friday, January 6, 2012

Bisnis Plan

RANCANGAN USAHA AGRIBISNIS
Business Plan
Disusun untuk Memenuhi Tugas Matakuliah
Rancangan Usaha Agribisnis








 
oleh:
Dio Lucky D.                                      0910440057
Duwi Siswanto                                  0910440060   
Dwija Saputra                                    0910440061
Dwinda Rahmadya                           0910440062
Febriana Cahyaningtyas                  0910440082


PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2011





       I.    Pendahuluan
a.    Nama dan Alamat Perusahaan
Nama Perusahaan             : PT Indokrisan
Bidang Usaha                     : Makanan Olahan Bunga Krisan
Jenis Produk / Jasa            : Rolade Tahu Krisan
Alamat Perusahaan            : Jl. Tlogo Mas no 134 Malang
Nomor Telephone              : 0857 3500 7785
Alamat Email                      : roladetahukrisan@yahoo.com
Bank Perusahaan               : MANDIRI dan BRI
Mulai Berdiri                       : 2011
b.    Nama dan Alamat Pemilik
Ø  Nama                            : Duwi Siswanto
Jabatan                         : Manager Pemasaran
Tempat Tanggal Lahir  : Lamongan , 25 Oktober 1991
Alamat Rumah             : Jl. Sumbersari 301a, Malang
Nomor Telepone          : 0852 5752 0360
Alamat Email                : duwisiswanto@yahoo.co.id
Pendidikan Terakhir     : SMA
Ø  Nama                            : Dio Lucky Dodianto
Jabatan                          : Manager Produksi
Tempat Tanggal Lahir   : Madiun, 18 Juli 1991
Alamat Rumah              : Jl. Soekarno-Hatta 42, Malang
Nomor Telepone            : 0856 45794383
Alamat Email                 : dokterboys@yahoo.co.id
Pendidikan Terakhir      : SMA
Ø  Nama                            : Febriana Cahyaningtyas
Jabatan                          : Sekertaris
Tempat Tanggal Lahir   : Ponorogo, 18 Juli 1991
Alamat Rumah              : Jl. Kertosentono 87, Malang
Nomor Telepone            : 0856 5561 3675
Alamat Email                 : yayak_91@gmail.com
Pendidikan Terakhir      : SMA
Ø  Nama                            : Dwinda Rahmadya
Jabatan                          : Manager Keuangan
Tempat Tanggal Lahir   : Madiun, 7 Februari 1991
Alamat Rumah              : Jl. Soekarno-Hatta 56, Malang
Nomor Telepone            : 0856 7754 3298
Alamat Email                 : diinda_sweet@yahoo.com
Pendidikan Terakhir      : SMA
c.    Nama dan Alamat Penanggungjawab
Nama                                  : Dwija Saputra
Jabatan                               : Direktur Utama
Tempat Tanggal Lahir        : Blitar, 22 Desember 1990
Alamat Rumah                   : Jl. Candipanggung 142, Malang
Nomor Telepone                : 0857 3927 7655
Alamat Email                      : dwijey_cool@yahoo.co.id
Pendidikan Terakhir           : SMA
d.    Informasi bisnis
PT Indokrisan mengolah bunga Krisan yang merupakan tanaman hias sebagai makanan / jajanan yang murah dan bergizi tinggi. Olahan krisan ini kami berikan nama Rolade Tahu Krisan. Dalam menjalankan usahanya, PT Indokrisan bekerja sama dengan warung-warung pinggiran sebagai penjual produk kami, sedangkan untuk bahan bakunya kami bekerja sama dengan para petani tanaman hias dan penjual tanaman hias / penjual bunga potong. Perusahaan kami juga melayani pemesanan / delivery order ke semua tempat di Indonesia umumnya dan di Malang khususnya, namun tidak menutup kemungkinan juga akan melayani delivery order dari luar negeri.

      II.    Rangkuman Eksekutif
Perusahaan PT Indokrisan merupakan perusahaan yang berdiri dari hasil pemikiran mahasiswa Program Studi Agibisnis Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Ide perusahaan ini muncul dari pemikiran bahwa begitu banyaknya hasil pertanian yang dapat diolah dan kemudian menghasilkan nilai tambah. PT Indokrisan didirikan di Malang tepatnya di Jl. Tlogo Mas no 134 Malang, yang dipimpin oleh seorang direktur yang dibantu para manajernya.
Perusahaan ini bergerak di bidang agroindustri yang memproduksi barang atau produk dari hasil pertanian khususnya hasil produksi tanaman krisan. Produk yang dihasilkan yaitu produk Rolade Tahu Krisan.  Rolade Tahu Krisan merupakan produk makanan yang berasal dari olahan bunga dan daun krisan yang merupakan makanan yang sehat dan banyak mengandung manfaat. Sehingga akan disenangi oleh masyarakat khususnya anak-anak dan remaja.
Jenis usaha dari perusahaan ini adalah Perseroan Terbatas (PT) dimana perusahaan ini didirikan oleh dua orang atau lebih yang mempunyai kewajiban yang sama dalam menjalankan perusahaan PT Indokrisan ini.
Dalam merancang suatu usaha khususnya dalam bidang agroindustri perlu dipikirkan tentang target pasar yang akan dituju. Perusahaan PT Indokrisan membidik semua kalangan sebagai pasar yang akan dituju. Produk yang diproduksi adalah produk yang akan disukai oleh masyarakat baik dari anak-anak, remaja dan dewasa. Untuk cangkupan pemasaran dari perusahaan PT Indokrisan yang baru berdiri adalah kota Malang, dan selanjutnya akan membidik pasar yang lebih luas.
Dana atau modal awal yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha ini adalah sebesar Rp 100.000,00 yang akan digunakan untuk membeli peralatan, dll.  Kelayakan usaha ini berdasarkan beberapa analisis yang dilakukan mempunyai tingkat kelayakan yang tinggi dimana nilai R/C rasio lebih dari satu. Karena besar R/C rasio lebih dari satu maka usaha ini sangat layak untuk dikembangkan.

    III.    Visi dan Misi
a.    Visi Terhadap Perusahaan
Menjadikan PT. INDOKRISAN sebagai promotor perusahaan yang bergerak dalam produk pertanian yang inovatif dengan pelayanan memuaskan.
Untuk mencapai visi diatas, maka PT Indokrisan menetapkan misi sebagai berikut :
1. Mengeksplor dan mengembangkan inovasi baru dalam olahan krisan yang inovatif
2.      Menciptakan produk yang berkualitas
3.      Mengutamakan kepuasan konsumen
b.    Bidang Perusahaan
PT Indokrisan bergerak dalam bidang agribisnis, terutama bidang pengolahan pasca pertanian yakni pasca panen bunga krisan.
c.    Nilai dan Prinsip yang Dianut
·         Kepuasan pelanggan
·         Penciptaan produk yang Halal
·         Mempertahankan kebermanfaatan dari daun dan bunga krisan
d.    Keunikan Perusahaan
Keunikan dari perusahaan ini adalah berusaha mengubah polemic tanaman krisan yang hanya digunakan sebagai tanaman hias menjadi jajanan yang bernilai manfaaat tinggi bagi kesehatan tubuh manusia.
e.    Keunggulan Kompetitif
Sumber keunggulan kompetitif dari Rolade Tahu Krisan adalah penggunaan tanaman krisannya, yang mana belum ada jajanan yang memanfaatkan tanaman krisan sebagai campurannya.

    IV.    Analisis Industri
a.    Perspektif Masa Depan
PT. Indo Krisan merupakaan  produk unggulan kami yang memliki variasi-variasi rasa yang begitu unik dan khas, yakni Rolade Tahu Krisan dengan isi wortel dan Rolade Tahu Krisan dengan isi sosis. Adanya variasi dalam rasa Rolade Tahu Krisan karena untuk menjangkau konsumen yang vegetarian dan konsumen yang tidak suka sayur. Hal ini akan membedakan produk dari produk-produk pesaing sehingga diharapkan dapat menimbulkan sensasi unik dan inovatif yang dapat menimbulkan animo masyarakat untuk mencoba sesuatu yang baru. Produk unggulan dari perusahaan kami sudah mengalami proses penetapan harga yang telah kami pertimbangkan sesuai dengan proses budgeting plan dan business plan. Untuk penetapan harga produk unggulan kami, 1 kemasan dengan rolade tahu krisan berisi 5 buah  seharga Rp 3.000,00 dengan tambahan saos sambal sebagai pelengkap Rolade Tahu Krisan.
Tidak lupa juga mengenai pendistribusian produk, perusahaan kami menetapkan strategi pemasaran mengenai lokasi-lokasi yang strategis dan tepat sasaran untuk sejumlah konsumen dari berbagai kalangan. Peningkatan promosi akan diintensifkan untuk mendongkrak penjualan produk dengan memanfaatkan berbagai media informasi dan komunikasi saat ini.
b.    Analisis Persaingan
Pesaing-pesaing dari rolade tahu krisan adalah jajanan lain yang sejenis yang sudah ada di pasaran sejak lama, seperti rolade, weci, tahu krispy, dll.
c.    Segmentasi Pasar
·         Segmentasi Geografik
Disini perusahaan kami mempromosikan produk kami berdasarkan wilayah-wilayah, target perusahaan kami adalah wilayah kampung dengan penyajian yang sederhana dan simple, wilayah kompleks perumahan dengan mengedepankan makanan sehat dan banyak manfaat yang ada pada Rolade Tahu Krisan, dan dilingkungan perkotaan dengan mengedepankan penampilan pada kemasan produk kami.
·         Segmentasi Demografi
Dari demografi ini, kami pilah-pilah lagi menjadi beberapa segi konsumen, dewasa dan anak-anak dengan kemasan yang berukuran besar dan kecil, dsb.


·         Segmentasi Psikografik
Dari sini didasarkan pada gaya hidup konsumen target, ada yang bergaya hidup sehat dengan mengedepankan fungsi dan manfaat dari daun krisan yang bermanfaat bagi kesehatan dalam jangka panjang, berbeda lagi dengan orang yang bergaya hidup mewah dengan mengedepankan bentuk yang unik yang dihiasi dengan kemasan yang hieginis dan bersih.
d.    Ramalan Produk
Ramalan produk ke depan adalah tersedianya variasi rasa dari Rolade Tahu Krisan itu sendiri, variasi rasa dapat ditambahkan sesuai dengan perubahan selera konsumen yang dinamis dalam hal inovasi rasa dalam jajanan maupun makanan.

     V.    Deskripsi Usaha
a.    Produk yang Dihasilkan
·         Jenis dan Karakteristik Produk
Produk yang dihasilkan oleh PT.INDOKRISAN berupa Rolade Tahu Krisan yang mempunyai rasa khas gurih dan asin. Bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan diantaranya :
- Daun dan bunga krisan
- Tahu Putih
- Garam
- Lada/Merica
- Bawang Putih
- Bawang merah
- Telur
- Penyedap rasa
- Daun Pisang untuk membungkus
- Cabe Rawit untuk pelengkap
Pencelup:
-  Telur
Produk kami mempunyai ketahanan daya simpan ±4 hari jika disimpan dalam lemari pendingin dalam keadaan beku. Pengemasan Rolade ini ada dua, yang pertama berupa produk yang sudah menjadi olahan siap makan dan produk yang masih mentah dan bisa disimpan. Untuk produk yang langsung bisa dikonsumsi, kami mengemasnya dalam tempat roti kecil dari bungkus mika yang bagian atasnya kami beri label kemasan. Setiap kemasan terdiri dari 5 Rolade. Untuk yang kedua yang berupa produk mentah, kami mengemasnya seperti kemasan nugget yang ada dipasaran. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kesterilan produk. Dalam satu kemasan terdapat sepuluh potong Rolade.
·         Atribut Produk
Produk kami memiliki atribut antara lain merk dagang Rolade Tahu Krisan. Dalam setiap kemasan mencantumkan label halal, jumlah produk per kemasan, komposisi, manfaat (khasiat), serta tanggal kadaluarsa.
b.    Jasa Pelayanan
Kami melayani pesanan atau delivery order di daerah Malang dan sekitarnya, dalam transaksi kami juga mengedepankan Senyum, Salam, Sapa demi kepuasan konsumen.
c.    Ruang Lingkup Bisnis
Bisnis rolade tahu krisan berkisar di pengolahan tanaman krisan menjadi makanan goreng-gorengan yang siap makan. Bahan baku kami peroleh dari petani tanaman hias di daerah Punten, penjual tanaman hias di daerah Splindit – Malang, dan PT Inggu Laut Abadi.
d.    Personalia dan Perlengkapan kantor
Personalia yang unggul dalam kompetensi bisnis dan cakap dalam berbicara dan promosi produk, serta mengedepankan keramah-tamahan kepada setiap orang, baik karyawan maupun pelanggan / calon pelanggan.
Sumber daya manusia yang digunakan perusahaan PT Indokrisan merupakan sumber daya manusia yang terpilih yang mempunyai kompetensi dan keahlian yang baik dalam melakukan pekerjaannya. Untuk menciptakan SDM yang terampil perusahaan akan melakukan training setiap akan perekrutan karyawan. Perusahaan hanya akan menggunakan karyawan yang terampil.
Perlengkapan kantor meliputi ruang kerja direktur dan runang kerja dari setiap pengurus, sedangkan tempat produksi ada di bagian belakang dari perusahaan.
e.    Latar Belakang Identitas Pengusaha
Semua personil PT Indokrisan ini berlatar belakang mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Brawijaya.

   VI.    Rencana Produksi / Operasional
a.    Pemilihan Lokasi
Jl. TlogoMas no 134 Malang
b.    Rencana Tata Letak
Perusahaan kami berlantai 2, lantai pertama untuk recepcionist, customer servis,dan tempat produksi sedangkan lantai kedua untuk ruang direktur dan para manajer.
c.    Proses Produksi
·         Bahan dan Cara Pembuatan Rolade Daun dan Bunga Krisan
Bahan:
-       Daun dan bunga krisan
-       Tahu Putih
-       Garam
-       Lada/Merica
-       Bawang Putih
-       Bawang merah
-       Telur
-       Penyedap rasa
-       Daun Pisang untuk membungkus
-       Cabe Rawit untuk pelengkap
Pencelup:
-       Telur
Cara membuat:
-     Celupkan daun dan bunga krisan yang sudah dibersihkan  pada air mendidih sampai layu, tiriskan.
-     Hancurkan tahu putih, sisihkan.
-     Pisahkan bunga krisan dari tangkai dan kelopak.
-     Haluskan bawang putih, bawang merah, lada dan garam.
-     Campur tahu halus dan bumbu halus serta telur,dan bunga krisan,  aduk rata.
-     Bentangkan daun krisan di atas daun pisang, taruh adonan tahu di atas daun krisan, ratakan. Gulung dan padatkan, bungkus dengan daun pisang yang tadi digunakan sebagai alas. Semat dengan lidi bentuk lontong.
-     Kukus selama 20 menit.
-     Angkat, dinginkan.
-     Potong-potong rolade tahu krisan dan iris lebih kurang 1,5-2cm.
-     Celup ke dalam bahan pencelup berupa telur.
-     Goreng sampai coklat keemasan.
-     Sajikan dengan saos sambal.
d.    Keadaan Gedung dan Perlengkapan
Keadaan gedung selalu dijaga kebersihan setiap hari, serta inventarisasi perlengkpan yang menggunakan daya ketelitian yang tinggi, sehingga tidak ada barang-barang yang hilang.
e.    Keadaan Mesin dan Perlengkapan
Mesin-mesin produksi selalu dirawat dengan baik, dan pengecekan secara berkala dalam setiap bulan oleh teknisi yang handal di bawah manajer produksi.
f.       Sumber-Sumber Bahan Baku
Bahan baku yang digunakan oleh PT Indokrisan diperoleh di toko-toko atau warung-warung terdekat. Sedangkan untuk tanaman krisan dapat diperoleh di Splended atau di Batu.


  VII.    Rencana Pemasaran
a.    Segmentasi Pasar, Target Pasar, dan Posisioning
·         Segmentasi Geografik
Disini perusahaan kami mempromosikan produk kami berdasarkan wilayah-wilayah, target perusahaan kami adalah wilayah kampung dengan penyajian yang sederhana dan simple, wilayah kompleks perumahan dengan mengedepankan makanan sehat dan banyak manfaat yang ada pada Rolade Tahu Krisan, dan dilingkungan perkotaan dengan mengedepankan penampilan pada kemasan produk kami.
·         Segmentasi Demografi
Dari demografi ini, kami pilah-pilah lagi menjadi beberapa segi konsumen, dewasa dan anak-anak dengan kemasan yang berukuran besar dan kecil, dsb.
·         Segmentasi Psikografik
Dari sini didasarkan pada gaya hidup konsumen target, ada yang bergaya hidup sehat dengan mengedepankan fungsi dan manfaat dari daun krisan yang bermanfaat bagi kesehatan dalam jangka panjang, berbeda lagi dengan orang yang bergaya hidup mewah dengan mengedepankan bentuk yang unik yang dihiasi dengan kemasan yang hieginis dan bersih.
Dalam memilih pasar yang dituju (target pasar), perusahaan kami menempuh tiga alternatif strategi, yaitu:
1)    Strategi yang Tidak Membeda-bedakan Pasar (Undifferentiated Marketing),
o   Meninjau pasar gorengan secara keseluruhan yang meliputi warung-warung dan kantin-kantin sekolah dan kampus.
o   Memusatkan perhatian pada kesamaan kebutuhan konsumen akan pentingnya jajanan gorengan yang kaya akan manfaat alami.
o   Menghasilkan dan memasarkan satu macam produk, yakni Rolade Tahu Krisan.
o   Menarik semua konsumen dan memenuhi kebutuhan semua konsumen akan gorengan.
o   Pasar yang dituju dan teknik pemasarannya bersifat massal dengan memproduksi Rolade Tahu Krisan dalam skala besar.
2)    Strategi yang Membeda-bedakan Pasar (Differentiated Marketing)
o   Melayani 2 atau lebih kelompok konsumen tertentu dengan jenis produk tertentu pula, yang dibedakan adalah kemasan, bentuk rolade itu sendiri, dan ukuran dari rolade tersebut.
o   Menghasilkan dan memasarkan produk yang berbeda-beda melalui program pemasaran yang berbeda-beda untuk tiap kelompok konsumen tertentu. Pemasaran di kota dengan mengikuti expo atau pameran makanan, sedangkan pemasaran di desa atau kampung hanya dengan menitipkan di warung-warung dengan bekerja sama dengan pemilik warung.
o   Mengarahkan usahanya pada keinginan konsumen dengan menampung semua kritik dan saran dari konsumen, kemudian berusaha untuk evaluasi periode produksi kedepannya.
3)    Strategi yang Terkonsentrasi (Concentrated Marketing)
o   Memilih segmen pasar tertentu yang dominan dengan produk jajanan basah.
o   Memusatkan segala kegiatan pemasarannya pada satu atau lebih segmen pasar yang akan memberikan keuntungan terbesar yang dianalisa dengan banyaknya pembeli yang datang atau memesan.
o   Mengembangkan produk yang lebih ideal dan spesifik bagi kelompok konsumen tersebut.
·         Pemposisian
a.    Positioning menurut manfaat.
Rolade Tahu Krisan diposisikan di depan dengan mengedepankan manfaat yang dikandung dalam daun Krisan.
b.    Positioning menurut harga/ kualitas.
Rolade Tahu Krisan diposisikan berdasarkan kualitas alami daun Krisan.
c.    Positioning menurut penggunaan/ penerapan.
Usaha memposisikan produk sebagai yang terbaik untuk jajanan yang sehat, gurih, dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang
b.    Penetapan Harga
Harga dari produk kami adalah Rp3.000,- / bungkus @isi 5 rolade.
c.    Pelaksanaan Distribusi
Distribusi dilakukan dengan penyaluran produk ke warung-warung makanan yang tersebar di seluruh Malang.
d.    Promosi yang Akan Dilakukan
Promosi produk kami adalah melalui media cetak seperti pamflet, brosur, dan keunikan label. Selain itu kami juga melalui media elektronik seperti radio, tv, dan di internet.


e.    Pengembangan Produk
Produk ini ke depannya akan dikembangkan berdasarkan analisa konsumen dan analisa pasar yang ada, sebagai contoh setelah berjalannya perusahaan ini para konsumen membberikan saran untuk pemberian varisai rasa pada rolade tahu krisan ini, maka kami pun akan melakukan varisai rasa terhadap produk kami di masa yang akan datang demi loyalitas konsumen.
 VIII.    Perencanaan Organisasi
a.    Bentuk Kepemilikan dan Struktur Organisasi
·         Bentuk Organisasi
Perusahaan kami mempunyai struktur organisasi yang sudah terkoordinasi dengan baik. Namun perusahaan kami belum merupakan perusahaan yang mempunyai skala besar. Terdapat 5 peran vital yang ada dalam perusahaan, yaitu : Direktur Utama, sekretaris, manager keuangan, manager produksi dan manager pemasaran.
b.    Informasi Tentang Partner
Petani tanaman hias di Punten
Penjual tanaman bunga potong di Splindit
c.    Uraian Tentang Kekuasaan
Kekuassaan dari setiap pengurus terbatas pada job masing-masing.
d.    Latar Belakang Anggota Tim Manajemen
Anggota tim manajemen semua adalah lulusan terbaik dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Program Studi Agribisnis.

e.    Peranan dan Tanggung Jawab Personalia
Peranan dan tanggung jawab dari setiap personel sesuai dengan jabatan yang dijabat masing-masing personel.

   IX.    Resiko
a.    Evaluasi Tentang Kelemahan Bisnis
·         Produk ini tidak tahan lama
·         Bahan baku cukup sulit untuk ditemukan
b.    Gambaran Teknologi
Teknologi yang digunakan adalah teknologi sederhana semi modern, yang mana dalam proses peggorengan masih manual, akan tetapi dalam proses pengemasan dan penyimpanan menggunakan kemasan modern dan disimpan dalam alat simppan yang modern.

     X.    Perencanaan Keuangan
a.    Sumber dan Pengunaan Modal
Modal awal yang kami gunakan berasal dari dana pinjaman Rp 150.000 dengan tingkat bunga 2%. Selain itu dari masing – masing anggota memberikan tambahan modal Rp 20.000. jadi, total modal yang kami gunakan sebesar Rp.250.000.
b.    Laporan Keuangan
No.
Uraian
1 x produksi
Jml Fisik
(unit)
Harga/bungkus*)
(Rp/bungkus)
Nilai
(jmlxharga)
1.
Produksi utama
25 buah
3.000,-
75.000
2
Biaya Produksi

            

2.1
Biaya Variabel



2.1.1
Biaya input




(bahan baku):




Tahu
Telur
Bawang Putih
Bawang Merah
Merica
Wortel
Krisan
Tepung Terigu
Penyedap Rasa
Sosis
Garam
3 buah
 0,5 kg
0,1 kg
0,1 kg
1 bks
0,5 kg
15 tangkai
0,2 kg
1 bks
8 buah
40 gr
2.500
12.800
11.000
12.000
500
3.000
1.000
6.000
350
1000
4000
7.500
6.400
1.100
1.200
500
1.500
15.000
1.200
350
8000
160
42.910
2.1.2
Biaya tenaga
kerja:
2 org
Rp40.000,-
80.000





2.2
Biaya tetap:



2.2.1



Penyusutan alat-alat
-Kompor +Tabung

Biaya Tetap
- Pisau
- Penggorengan
- Sendok
- Spatula (kayu)
- Baskom
- Panci
- Piring
- Kompor gas +LPG 


1



1
1
1
1
1
1
1
1

12500



5.000
10.000
5.000
3.000
5.000
20.000
1.500
88.000


12.500



5.000
10.000
5.000
3.000
5.000
20.000
1.500
88.000

137.500
Total Biaya Tetap/ bulan
229.500
*) per bungkus berisi 5 rolade tahu krisan
*) per bulan 8 kali produksi : biaya variabel 42.910 x 8      = 343.280
                                             : jumlah produksi 25 x 8          = 200
                                             : total penerimaan                   = 600.000
c.    Analisis Titik Impas
·         BEP(unit)           = FC/P-V
= 229.500 / (3.000 1.716,4 )
= 229.500 / 1.283,6
= 179 kemasan
·         BEP(harga)       = FC/(1-VC/P)
= 229.500 / (1 1.716,4 / 3000)
= 229.500 / 0,4
= 573.750
Jadi, usaha akan mencapai titik impas pada saat penjualan 179 kemasan dan Rp573.750,-
d.    Rasio Keuangan
R/C Ratio                 = TR/TC
                                = 600.000 / 572.780
= 1,04
Nilai R/C yaitu 1,04 dan R/C Ratio > 1, berarti usaha ini menghasilkan keuntungan dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut.

    XI.    Apendix
a.    Data Penelitian Pasar
Dari quisioner yang telah disebar kepada beberapa konsumen, didapatkan hasil :
Rasa            Sangat Enak   = 30 %
                     Enak                = 40 %
Cukup             = 20 %
Tidak Enak      = 10 %
Aroma         Sangat Enak   = 20 %
Enak                = 20 %
Cukup             = 50 %
Sgt Tdk Enak  = 10 %
Penampilan  Sangat Suka   = 30 %
Suka                = 20 %
Cukup             = 50 %
Kemasan      Sangat Suka   = 20 %
Suka                = 30 %
Cukup             = 40 %
Tidak Suka      = 10 %


Bentuk          Sangat Suka   = 10 %
                     Suka                = 40 %
                     Cukup             = 40 %
                     Tidak Suka      = 10%
Warna          Sangat Suka   = 30 %
                     Suka                = 40 %
                     Cukup             = 30 %
Manfaat        Sangat Suka   = 10 %
                     Suka                = 30 %
                     Cukup             = 30 %
                     Tidak Suka      = 20 %
                     Sgt Tdk Suka  = 10 %
Ukuran         Sangat Setuju = 10%
                     Setuju              = 20 %
                     Cukup             = 30 %
                     Tidak Setuju    = 40 %

   

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 
free counters
>

Copyright © 2012. Elang Biru - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz